Sabtu, 01 September 2012

Percobaan Fisika


Percobaan Fisika Asyik : Lampu Lava Sederhana


Pada episode kalo ini, budak fisika akan menampilkan percobaan untuk membuat lampu lava sederhana. Kalo ada yang belum tahu bentuk dan rupanya dapat lihat gambar di bawah ini.


Untuk membuat lampu lava ini, sahabat hanya memerlukan bahan-bahan :
  • Gelas minum bening
  • Minyak sayur
  • Garam
  • Air
  • Pewarna makanan

Langkah Kerja :
  1. Tuangkan air ke dalam gelas sekitar 3/4 nya
  2. Tambahkan 5 tetes pewarna makanan (warna bebas tergantung selera)
  3. Tuangkan secara perlahan-lahan minyak sayur ke dalam gelas. Usahakan agar minyak sayur berada pada lapisan teratas
  4. Kemudian taburkan 1 sendok garam di atas lapisan minyak
  5. Perhatikan fenomena yang terjadi, jika perlu tambahkan 1 sendok garam lagi untuk melihat efeknya berlanjut

Mengapa terjadi demikian? seperti biasa bagi sahabat yang memiliki pendapat, dapat menuliskan komentarnya. Petunjuk yang saya berikan ialah massa jenis. Selamat bereksperimen ya!

PERCOBAAN FISIKA 4


Membuat Termometer


Pernah tidak, ketika kamu demam/sakit panas, ibu atau ayahmu menempelkan sesuatu di bawah ketiakmu atau memasukkannya ke dalam mulutmu? Dan tidak beberapa lama kemudian akan dapat diketahui nilai dari suhu tubuhmu pada saat itu. Tahukah kamu nama alat tersebut? Yup, kamu benar.. Alat itu bernama termometer. Selain untuk mengukur suhu tubuhmu, termometer juga digunakan untuk mengukur suhu ruangan. Yuk, kita buat termometer. ..caranya mudah kok..


Bahan-bahan yang kamu butuhkan:


Botol kaca bening, air, sedotan, plastisin/tanah liat, pewarna makanan, dan kartu/selembar kertas


Cara membuat:
  1. Tuang air ke dalam botol sampai kira-kira tiga perempatnya kemudian tambahkan beberapa tetes pewarna makanan
  2. Masukan sedotan ke dalam botol hingga masuk ke dalam air
  3. Tutup sekeliling botol dengan plastisin/tanah liat. Tutup harus kuat, remas plastisin hingga air di sedotan naik melebihi mulut botol (separuh sedotan)
  4. Buat dua buah celah pada kartu/secarik kertas. Masukan sedotan ke celah tersebut.
  5. Buatlah tanda hitam untuk menunjukan batas air
  6. Letakan termometer di tempat yang hangat. Kamu dapat mengisi mangkuk dengan air hangat/panas, kemudian letakkan termometer tersebut ke dalam mangkuk. Perhatikan apa yang terjadi. Kemudian tandai batas air dengan warna merah
  7. Letakkan termometer di tempat yang dingin. Kamu bisa meletakkannya di dalam lemari es atau juga bisa menempatkan di dalam mangkuk yang berisi air es. Perhatikan apa yang terjadi. Tandai batas air dengan warna kuning (warna apapun juga boleh)

Mengapa bisa begitu?
Udara yang terhalang di dalam botol akan memuai saat pemanasan dan menekan ke permukaan air. Hal ini menyebabkan air di dalam sedotan bergerak naik. Naiknya air menunjukkan tingkat panas pada saat itu. Sedangkan ketika kamu meletakkan termometer ke dalam lemari es atau ke dalam mangkuk yang berisi air dingin, maka volume air yang ada di dalam botol akan menyusut. Sehingga air pada sedotan akan bergerak turun.

Selamat mencoba…!!